
1.Ikhtisar Proyek
Terletak di tepi pantai Nusa Dua, Bali yang asri, resor kesehatan bintang 5 ini adalah tempat perlindungan kedamaian. Proyek ini berfokus pada “Sunset Relaxation Lounge,” sebuah paviliun semi terbuka yang menampilkan atap bambu tradisional yang menjulang tinggi, ukiran batu yang rumit, dan perabotan rotan yang mewah. Klien mencari pusat pencahayaan yang selaras dengan filosofi “kemewahan organik” resor—sesuatu yang terasa megah namun alami, menghindari dinginnya perlengkapan industri modern.
2. Tantangannya
Mendesain lingkungan tropis dan semi-luar ruangan menghadirkan tiga tantangan berbeda:
Harmoni Material: Kristal bening standar atau krom mengkilap akan terlihat tidak cocok dengan langit-langit bambu pedesaan dan kayu jati. Perlengkapannya membutuhkan tekstur yang meniru bahan alami seperti cangkang, pualam, atau amber.
Ketahanan Iklim: Lounge terbuka terhadap angin laut. Perlengkapan tersebut harus dirancang untuk tahan terhadap kelembapan tinggi dan udara asin tanpa berkarat atau terkorosi seiring waktu.
Berat vs. Skala: Atap berbentuk kerucut memiliki tinggi lebih dari 10 meter, sehingga membutuhkan perlengkapan yang sangat panjang untuk mengisi kekosongan. Namun struktur bambu memiliki keterbatasan berat. Batu asli (alabaster) akan terlalu berat; alternatif yang ringan sangat penting.
3. Solusi Tikanna
Kami membuat “Bali Amber Cascade,” sebuah lampu gantung bertingkat yang dirancang agar terlihat seperti bunga tropis yang bersinar:
Resin Alabaster Simulasi: Daripada batu berat atau kaca rapuh, kami menggunakan resin bermutu tinggi dan tahan UV dengan hasil akhir “Faux Alabaster”. Bahan ini mencerminkan batu alam yang tembus cahaya dan hangat, namun 60% lebih ringan dan tahan pecah—sempurna untuk keamanan di area publik.
Difusi Nada Hangat: Kami memilih sumber LED 2400K (Cahaya Lilin Hangat). Bilah resin menyebarkan cahaya ini menjadi cahaya keemasan seperti mentega yang melengkapi warna kulit para tamu yang bersantai setelah perawatan spa.
Struktur Kelas Kelautan: Rangka logam bagian dalam diberi lapisan bubuk khusus “Perunggu Penggosok Minyak”, yang disegel ganda untuk lingkungan laut. Hasil akhir matte gelap ini berpadu sempurna dengan balok kayu gelap pada atap.
4.Hasilnya
Lampu gantungnya menggantung seperti stalaktit bercahaya dari langit-langit bambu. Para tamu menggambarkan suasananya sebagai “ajaib” dan “zen.” Klien sangat terkesan karena Tikanna mendapatkan tampilan batu alam yang berat dalam perlengkapan yang cukup ringan untuk dipasang dengan aman pada struktur atap tradisional mereka.